26/05/11

NUTRISI PENGHAMBAT KANKER USUS BESAR

I. PENDAHULUAN

Penyakit kanker merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Penyakit ini berkembang semakin cepat dan diperkirakan dari setiap 1.000.000 penduduk terdapat 100 penderita kanker baru.

Penyakit kanker merupakan penyakit keganasan yang timbul ketika sel tubuh mengadakan mutasi menjadi sel kanker yang kemudian tumbuh cepat dan tidak lagi memperhatikan tugasnya sebagai sel normal. Kanker adalah pembelahan dan pertumbuhan sel secara normal yang tidak dapat dikontrol sehingga cepat menyebar, yang terjadi dari perubahan sel yang melepaskan diri dari mekanisme pengaturan normal. Sel-sel ini akan merusak jaringan tubuh sehingga mengganggu fungsi organ tubuh yang terkena.

Ada banyak teori tentang terjadinya penyakit ini, salah satunya adalah teori radikal bebas, di mana oksidasi sel yang berlebihan sebagai akibat dari polusi (asap rokok, gas buangan pabrik, kendaraan), atau penggunaan zat kimia (misalnya bahan adiktif makanan) dapat menyebabkan mutasi tersebut; kendati dalam tubuh juga terdapat enzim-enzim pencegah superoksidasi, dan makanan/diet yang baik dapat pula memberikan vitamin, mineral, juga antioksidan seperti betakaroten, vitamin E, vitamin C, serta selenium.

sayur-mayur
ANEKA SAYUR-MAYUR: menu wajib, karena berserat tinggi dan kaya zat-zat antikanker.
II. GEJALA

Penyakit kanker sering ditandai dengan adanya kaheksia atau sindroma yang ditandai dengan gejala klinis:
• Anoreksia
• Perubahan ambang rasa kecap
• Penurunan berat badan
• Anemia
• Gangguan metabolisme karbohidrat, protein, lemak
• Lemah dan kurang bertenaga
• Perubahan fungsi imun

Kaheksia kanker ditemukan pada 80% pasien yang menderita keganasan tahap lanjut dan menjadi penyebab kematian > 20%. Masing-masing kanker akan memberikan akibat kaheksia yang berbeda. Mekanisme kaheksia kanker tidak sesederhana seperti pada kelaparan, yaitu asupan kalori yang lebih rendah dibanding kebutuhan; melainkan terjadi juga kekacauan metabolisme. Gangguan metabolisme yang terjadi pada kaheksia kanker dipengaruhi keluarnya sitokin dn faktor pemicu kaheksia lain yang dihasilkan oleh tumor dan tubuh sendiri.

III. NUTRISI UNTUK PENCEGAHAN KANKER USUS BESAR

Sebagaimana kita sadari bersama ada beberapa factor yang menentukan bagaimana seseorang memilih makanannya, antara lain:
• Kesenangan serta ketidaksenangan (food like dan dislike)
• Kebiasaan (food habits)
• Daya beli serta ketersediaan makanan (purchasing power and food availability)
• Aktualisasi diri (selt actualization)
• Agama
• Psikologis
• Pertimbangan gizi serta kesehatan

Tugas utama kolon (usus besar) sebagai salah satu saluran pencernaan, selain tempat penyimpanan sisa makanan yang nantinya harus dikeluarkan, adalah juga sebagai tempat absorbsi air, elektrolit, dan berbagai asam empedu. Jika fungsi kolon terganggu maka akan mengakibatkan gangguan penyerapan sisa zat gizi yang tidak terserap usus halus.

Beberapa pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghambat pembentukan sel kanker adalah dengan pola hidup (perilaku) sehat, antara lain dengan mengatur pola makan sehari-hari.

Diet gizi seimbang dengan energi, protein, zat besi, zinc, vitamin A berperan dalam mempertahankan kekebalan tubuh. Kekurangan zat-zat gizi tersebut akan melumpuhkan system kekebalan tubuh dan akhirnya tubuh tidak mampu membendung karsinogen (pembentuk sel kanker).

Mengkonsumsi makanan dengan kandungan lemak rendah dan serat yang tinggi dapat menghambat terjadinya kanker. Di samping zat-zat yang merugikan, dalam kandungan gizi makanan tertentu terdapat pula zat gizi yang berfungsi sebagai zat antikarsinogen, yaitu zat yang protektif (melindungi seseorang yang mengkonsumsi dari timbulnya penyakit kanker).

Beberapa jenis bahan makanan yang mengandung antioksidan untuk merangsang kekebalan tubuh antara lain serat, betakaroten, vitamin C, vitamin R, selenium, dan vitamin yang lain yang dapat melawan radikal bebas, terdapat dalam bahan makanan yang termasuk golongan ini:

• Serat dari pangan nabati yang dapat dicerna penting untuk menarik air sekitar pembuluh darah, sehingga melunakkan feces dan mendorong pengeluaran yang efisien melalui usus. Sumber makanan yang mengandung serat ini adalah biji-bijian, kulit dan daging buah-buahan serta sayuran (kol, kembang kol, bayam, dll).
• Betakaroten banyak terdapat pada sayur berwarna kuning seperti wortel, ubi.
• Vitamin C banyak disimpan pada buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, dll.
• Vitamin E terkandung dalam minyak nabati, jagung, sereal, sayur berdaun hijau, buah-buahan.
• Selenium banyak terdapat pada daging, kerang, sereal.
• Asam folat bisa didapatkan dari konsumsi sayuran hijau (brokoli, bayam, asparagus), biji-bijian, hati, kacang polong, buncis.
• Kalsium berperan dalam proses proliferasi (perkembangbiakan) sel pada lapisan mukosa kolon (usus besar) manusia, karena itu masukan kalsium (Ca) yang cukup tinggi dapat mengurangi terjadinya kanker usus besar. Zat ini banyak terdapat dalam susu, yoghurt, keju, bayam, brokoli.
• Vitamin B3 (niasin) pada ayam, ikan, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, telur, apukat.
• Vitamin D yang dalam bentuk aktif dapat menghambat pelipatgandaan sel kanker, banyak kita dapatkan dari mentega, susu, kuning telur, hati, beras, ikan.
• Seng (zinc) banyak terdapat pada hewani seperti daging, ayam, telur, biji-bijian, roti, susu.
• Alkylglyserol pada minyak ikan hiu, tulang rawan ikan hiu, merupakan faktor angiogenesis yang mencegah pembentukan darah baru dalam penyebaran sel kanker.
• Omage 3 berasal dari minyak ikan.
• Beberapa ekstrak tumbuhan seperti bromelain (nanas), bawang putih, bawang bombay, lentil, serta jamur shiitake.

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan dan Dihindari:
Sup-Gurame-Merah
SUP GURAMI: ikan rebus/kukus merupakan pilihan protein hewani paling sehat.
• Pemanasan/pemasakan sayuran yang terlalu lama dalam suhu yang tinggi.
• Menggoreng makanan dapat menimbulkan zat trans fatty acid.
• Penggunaan minyak yang berulang/jelantah mengandung zat radikal bebas seperti peroksida, epioksida yang bersifat karsinogenik dan mutagenic, yang mengubah sel normal menjadi ganas.
• Makanan yang tercemar oleh jamur aspergillus flavus yang menghasilkan aflatoksin seperti pada kacang busuk, keju kedaluarsa, juga bersifat karsinogenik.
• Bila memasak daging, akan terbentuk senyawa HCA (amina amina heterosiklik) yang munsul selama proses browning/pencoklatan, semakin sedikit HCA terbentuk semakin sehat daging dimakan.
• Memanggang makanan lebih baik daripada menggoreng.
• Merebus secara perlahan dengan panas bertahap, mengukus, memasak dengan oven, praktis tidak menghasilkan HCA, jadi sangat dianjurkan.
• Pembatasan konsumsi daging merah hingga kurang dari 3x per minggu, sebagai gantinya kita dapat mengkonsumsi daging putih seperti ikan, unggas, ayam.
• Peningkatan konsumsi sayur dan buah hingga 5x sehari, dengan mengkonsumsi sayuran yang kalorinya rendah tapi banyak mengandung serat seperti lalap ketimun, tomat, taoge, kol. Sayuran yang mengandung antioksidan alami (wortel, brokoli) dapat dikonsumsi lebih sering, bila perlu dibuat jus, capjay, cah.
• Peningkatan asupan serat dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung sereal utuh (jagung, havermout, kacang hijau) atau agar-agar, kolang-kaling, cincau, selasih, dan rumput laut.
• Label makanan kemasan perlu diperhatikan untuk melihat kandungan gizi, terutama lemak.
• Konsumsi minuman seperti teh hijau, susu kedelai, beras kencur, kunyit asem, dapat dilakukan untuk mendapatkan kandungan fitokimia yang berkhasiat.

IV. PENUTUP
Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kanker usus besar, selain faktor genetik, lingkungan, pola hidup yang meliputi juga pola makan yang kurang sehat dengan tingginya asupan lemak dalam konsumsi sehari-hari.

Untuk mencegahnya antara lain melalui pola makan yang sehat dengan gizi seimbang sesuai kebutuhan, baik karbohidrat, protein, lemak, vitamin, maupun mineral. Sebaiknya dalam sehari kita mengkonsumsi minimal 10 macam, bahan makanan (makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, aneka sayur dan buah, bila perlu tambahkan susu), menghindari makanan yang kurang bersih (baik dari mikroorganisma maupun dalam penanganannya). Selain itu kita harus waspada terhadap makanan yang kedaluarsa dan memperhatikan pengolahan yang tidak semestinya. Dan yang tidak kalah penting adalah olahraga rutin sesuai kondisi untuk membantu menyehatkan fisik kita.

Jika kita mau mengakui kebenaran pendapat bahwa kesehatan memang bukan segalanya, tetapi segalanya tanpa kesehatan tidak ada artinya, dan jika obat dipandang sebagai dasar terapi maka nutrisi harus dipertimbangkan sebagai dasar kesembuhan, tentunya pertimbangan gizi dan kesehatan akan kita letakkan di tempat pertama. (Eko Dwi Martini, DCN/rumahkanker.com) * Makalah Seminar Kanker Usus Besar, 25 April 2010
Diupload dengan seijin Ibu Eko Dwi Martini, DCN
Ahli Gizi Gedung Rawat Inap Utama (GRIU) "Graha Amerta"
RSU Dr. Soetomo, Surabaya

06/01/11

HIPOGLIKEMIA


Hipoglikemia adalah kondisi dimana kadar glukosa dalam darah rendah.Kondisi ini bisa terjadi jika penderita melewatkan waktu makan atau sedang melakukan kegiatan,olahraga yang berat dan berkepanjangan.Tetapi hipoglikemia ini juga bisa muncul tanpa penyebab yang jelas. Ketika kadar glukosa dalah tubuh turun,tubuh sebenarnya melakukan sistem penyelamatannya dan melepaskan hormon-hormon darurat,seperti adrenalin.ketika kadar glukosa darah sangat rendah,otak tidak menerima glukosa yg memadai utk bekerja dgn baik.Hal ini sering menimbulkan peresaan aneh dan sulit utk konsentrasipada sipenderita. jika kadar glukosa benar2 sangat rendah tubuh bisa berkontraksi tiba-tiba tanpa bisa dikendalikan,tapi ini jarang terjadi.Adrenalin juga membuat seseorang berkeringat lebih banyak dan jantung berdetak lebih kencang.dalam kondisi ini penderita bisa diberi injeksi glokagon utk menyembuhkan serangan Hipoglikemia yg cukup parah. Serangan hipoglikemia bisa terjadi dalam waktu mendadak,dalam hitungan menit.Serangan ini bisa dihentikan/dicegah segera dgn mengkonsumsi makanan atau minuman manis.Tips untukpenderita Diabetes M.sebaiknya selalu membawa makanan /minuman manis yg aman,untuk berjaga-jaga(emergency).

16/12/10

PUJIAN UTK KITA

Kebanyakan orang suka dan senang jika mendapat pujian,penghormatan, ia merasa tersanjung dan hatinya berbunga-bunga.begitu juga sebaliknya jika diremehkan,dipandang sebelah mata gitulho akan merasa sedih bahkan bisa dendam lho!Dendam dan kebencian yg timbul dalam benak kita karena adanya Hawa Nafsu.Perlu diketahui bahwa hawa nafsu itu suka dipuji dan disanjung-sanjung. Dalam pandangan makrifat tidaklah demikian.Jika dia mendapat pujian lantaran dirinya mempunyai ilmu atau kelebihan dari kebanyakan orang,maka justru tidak merasa disanjung. Kalaupun dia dihormati dan dihargai oranglain,sedikitpun ia tidak merasa mulia.Karena menyadari bahwa pujian yang dilontarkan orang kepadanya sesungguhnya bukan untuk dirinya.Datangnya pujian itu disebabkan oleh tutup keindahan Allah yang melekat pada dirinya.Hakikatnya pujian yang dilontarkan kepadanya adalah berpulang kepada ALLAH. Jika oranglain melihat dirinya mempunyai kelebihan,maka kelebihan itu tak lain dari Allah yang menutupi aib orang yang bersangkutan.so guys hati-hati dengan pujian.Ali as pernah berkata:"orang yang suka memuji orang lain sebenarnya telah menyembelih dirinya sendiri"
.

12/11/10

FIQIH PUASA

Kaffârah Puasa Dan Ukurannya PDF Print E-mail
Oleh: Imam Khamene'i Hf
SOAL 800:
Apakah cukup memberi orang fakir uang seharga satu mud makanan sehingga ia membeli sendiri makanan untuk dirinya?
JAWAB:
Jika ia yakin bahwa orang fakir itu, mewakili pembayar kaffârah, akan membeli makanan dengan uang tersebut, lalu mengambil makanan tersebut sebagai kaffârah, maka tidak dilarang (diperbolehkan).
SOAL 801:
Jika seseorang menjadi wakil untuk memberi makanan sejumlah orang miskin, apakah ia boleh mengambil ongkos kerja dan memasak dari harta kaffârah yang telah diberikan?
JAWAB:
Boleh baginya menuntut ongkos kerja dan memasak, namun ia tidak boleh menghitungnya sebagai bagian dari kaffârah, atau mengambil sebagian dari kaffârah..
SOAL 802:
Ada seorang wanita yang tidak dapat berpuasa karena hamil atau mendekati saat melahirkan. Ia sadar akan kewajiban meng-qadhâ' puasa setelah bersalin dan sebelum tiba bulan Ramadhan mendatang. Jika ia tidak berpuasa, dengan sengaja atau tidak dan menundanya beberapa tahun, apakah ia wajib membayar kaffârah untuk tahun itu saja, ataukah ia wajib membayar kaffârah untuk setiap tahun selama ia belum berpuasa? Mohon juga Anda terangkan perbedaan kondisi "sengaja" dan " tidak sengaja".
JAWAB:
Ia wajib membayar fidyah (denda) menunda qadhâ' puasa satu kali, meskipun sampai beberapa tahun, yaitu satu mud makanan untuk setiap harinya. Fidyah ini diberlakukan apabila penundaan qadhâ' hingga Ramadhan berikutnya dilakukan karena mengabaikan dan tanpa alasan syar’i. Menunda qadhâ' puasa karena alasan syar’i, yang menghalangi keabsahan puasa tidak menyebabkan fidyah.
SOAL 800:
Apakah cukup memberi orang fakir uang seharga satu mud makanan sehingga ia membeli sendiri makanan untuk dirinya?
JAWAB:
Jika ia yakin bahwa orang fakir itu, mewakili pembayar kaffârah, akan membeli makanan dengan uang tersebut, lalu mengambil makanan tersebut sebagai kaffârah, maka tidak dilarang (diperbolehkan).
SOAL 801:
Jika seseorang menjadi wakil untuk memberi makanan sejumlah orang miskin, apakah ia boleh mengambil ongkos kerja dan memasak dari harta kaffârah yang telah diberikan?
JAWAB:
Boleh baginya menuntut ongkos kerja dan memasak, namun ia tidak boleh menghitungnya sebagai bagian dari kaffârah, atau mengambil sebagian dari kaffârah..
SOAL 802:
Ada seorang wanita yang tidak dapat berpuasa karena hamil atau mendekati saat melahirkan. Ia sadar akan kewajiban meng-qadhâ' puasa setelah bersalin dan sebelum tiba bulan Ramadhan mendatang. Jika ia tidak berpuasa, dengan sengaja atau tidak dan menundanya beberapa tahun, apakah ia wajib membayar kaffârah untuk tahun itu saja, ataukah ia wajib membayar kaffârah untuk setiap tahun selama ia belum berpuasa? Mohon juga Anda terangkan perbedaan kondisi "sengaja" dan " tidak sengaja".
JAWAB:
Ia wajib membayar fidyah (denda) menunda qadhâ' puasa satu kali, meskipun sampai beberapa tahun, yaitu satu mud makanan untuk setiap harinya. Fidyah ini diberlakukan apabila penundaan qadhâ' hingga Ramadhan berikutnya dilakukan karena mengabaikan dan tanpa alasan syar’i. Menunda qadhâ' puasa karena alasan syar’i, yang menghalangi keabsahan puasa tidak menyebabkan fidyah.
SOAL 803:
Ada seorang wanita yang berhalangan puasa akibat sakit, dan tidak dapat mengqadhâ'nya hingga bulan Ramadhan tahun berikutnya. Apakah ia sendiri wajib membayar kaffârah ataukah suaminya?
JAWAB:
Dalam kasus yang ditanyakan, ia sendiri wajib membayar fidyah untuk setiap hari dengan satu mud makanan, bukan menjadi tanggungan suaminya.
SOAL 804:
Ada seorang yang menanggung kewajiban puasa selama sepuluh hari. Pada tanggal 20 Sya’ban ia mulai puasa. Dalam kasus demikian, apakah boleh membatalkan puasa dengan sengaja sebelum tergelincirnya matahari (zawâl)  atau setelahnya? Jika ia melakukan ifthâr, berapa ukuran kaffârahnya, baik sebelum zawâl atau sesudahnya?
JAWAB:
Dalam kasus yang ditanyakan, ia tidak boleh membatalkan (ifthâr) puasa dengan sengaja. Jika ia melakukan ifthâr dengan sengaja sebelum zawal, maka ia tidak wajib membayar kaffârah. Jika melakukan ifthâr sesudah zawal, maka ia dikenakan kaffârah, yaitu dengan memberi makan 10 orang miskin dan jika tidak mampu, maka wajib berpuasa selama tiga hari.
SOAL 805:
Ada seorang wanita yang hamil dua kali dalam dua tahun berturut-turut, karena itulah ia tidak bisa puasa dalam dua tahun. Namun, sekarang ia mampu melakukannya. Apa hukum atas dia? Apakah dia wajib membayar kaffaratul jam’ (kaffârah ganda), ataukah ia hanya wajib mengqadhâ'nya saja? Dan apa hukum menunda puasa?
JAWAB:
Jika ia tidak melakukan puasa Ramadhan karena alasan syar’i, maka ia wajib meng-qadhâ'nya saja. Jika alasannya melakukan ifthâr adalah kekhawatiran terhadap keselamatan kandungan atau bayinya, maka ia wajib mengqadhâ' puasa dan membayar fidyah untuk setiap hari sebesar satu mud makanan. Jika menunda qadhâ' setelah bulan Ramadhan hingga Ramadhan tahun berikutnya tanpa alasan syar’i, maka ia dikenakan kewajiban membayar fidyah juga dengan cara memberikan satu mud makanan kepada orang fakir untuk setiap hari.
SOAL 806:
Apakah dalam kaffârah (berupa) puasa, qadhâ' dan kaffârah wajib dilakukan  secara berurutan ataukah tidak?
JAWAB:
Tidak wajib.

HAL2 YG DI SUNAHKAN

Hal-hal yang Disunahkan bagi Bayi yang Baru Lahir PDF Print E-mail

  
Hal-hal yang disunahkan ketika seorang bayi telah lahir adalah:
  1. Memandikannya, ketika tidak membahayakan kesehatannya.
  2. Meng-azan-kannya di telinga sebelah kanan.
  3. Meng-iqamah-kannya di telinga sebelah kiri.
  4. Memberinya nama yang bagus. Nama yang paling baik adalah yang mengandung makna ubudiyah (penghambaan) seperti Abdullah, nama para Nabi dan para Imam Maksum As, seperti Muhammad, Hasan, Husein, dan seterusnya.
  5. Mencukur/memotong rambutnya pada hari ke tujuh.
  6. Rambutnya ditimbang dengan emas atau perak, lalu harganya disedekahkan.
  7. Mengadakan walimah atau syukuran/selametan.
  8. Meng-khitan-nya pada hari ke tujuh. Boleh pula pada hari-hari setelah itu.
  9. Melakukan aqiqah pada hari ke tujuh, yaitu menyembelih seekor kambing untuknya. Apabila bayi itu laki-laki, maka disunatkan kambingnya pun laki-laki. Lalu dagingnya di bagi-bagikan atau dimasak dan mengundang makan parta tetangga dan kerabat. Dimakruhkan bagi kedua orang tuanya makan daging aqiqah tersebut.  Aqiqah boleh dilakukan selain pada hari ke tujuh, boleh pula ketika telah lanjut usia. Bahkan dibolehkan dan disunatkan sekalipun, sekalipun sudah wafat. Dalam hal ini ahli warisnya (seperti anaknya) yang meng-aqiqahka-nya.
 
Wabillahi al-Taufiq wa al-Hidayah.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.